LITBANG TEKNOLOGI INFORMASI PERTAMBANGAN

Sejak tahun 1980 hingga sekarang, Puslitbang tekMIRA, dikenal salah satu produknya dari hasil pemanfaatan teknologi informasi. Selama kurun waktu tersebut sudah banyak sistem informasi yang dibuat dan dimanfaatkan untuk kalangan sendiri ataupun untuk Instansi/Perusahaan diluar Puslitbang tekMIRA.

Berkat dukungan regulasi kebijakan dalam pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi yang semakin mantap dan kebutuhan Sistem Informasi (SI) Puslitbang tekMIRA, Badan Litbang ESDM, dan Departemen ESDM yang terus meningkat, serta perkembangan teknologi informasi yang setiap saat berkembang, maka litbang teknologi informasi perlu dilakukan secara terus menerus.

Kegiatan litbang teknologi informasi di Puslitbang tekMIRA dilakukan oleh Kelompok Program Teknologi Informasi Pertambangan, dengan dukungan pelaksana terdiri dari berbagai keahlian, diantaranya : Mining Engineer, Geologist, Computer Engineer, Hardware Engineer, Web Designer, System Analist, Programer, dan operator data entri. Sedangkan lingkup kegiatannya, meliputi :

* Pengembangan sistem komputer dan jaringan.
* Pengembangan aplikasi Sistem Informasi.
* Pengembangan sistem pengelolaan database.
* Pengembangan aplikasi pemanfaatan teknologi Sistem Informasi Geografi (SIG) dan penginderaaan jarak jauh (Remote sensing/RS).
* Pelayanan jasa teknologi informasi.

Pengembangan Sistem Komputer dan Jaringan

Melakukan perencanaan dan pembangunan instalasi LAN/WAN yang dapat memenuhi kebutuhan komunikasi data/informasi yang handal, aman, cepat dan efisien.

* Merencanakan dan membangun LAN/WAN dalam hal konfigurasi perangkat keras/lunak yang diimplementasikan.
* Merencanakan dan membangun prosedur pengoperasian dan pengaturan user.
* Mengoperasikan, merawat dan melakukan upgrade jaringan yang sudah ada.
* Melakukan pekerjaan evaluasi dan optimalisasi jaringan.

Pengembangan Aplikasi Sistem Informasi

Melakukan pembuatan dan implementasi sistem informasi yang sesuai kebutuhan pemakai dan perkembangan teknologi informasi yang berkembang.
• Melakukan analisis dan perancangan sistem aplikasi.
• Pembuatan sistem aplikasi, baik lingkup standalone dan client server, maupun intranet atau internet dalam bentuk website.
• Melakukan implementasi dan bimbingan teknis pemakaian sistem informasi.
• Melakukan perawatan dan upgrade sistem aplikasi yang sudah ada.

Pengembangan Sistem Pengelolaan Database

Melakukan analisis, perancangan, pembangunan dan perawatan database dalam skala kecil, skala besar, hingga skala korporat untuk dimanfaatkan dalam berbagai sistem informasi.

* Menganalisa, merancang dan membangun Sistem Informasi berbasis RDBMS.
* Melakukan implementasi dan bimbingan teknis pemakaian sistem informasi/sistem database.
* Melakukan evaluasi, modifikasi, dan reorganisasi database untuk optimalisasi SI.

Pengembangan Aplikasi Pemanfaatan Sistem Informasi Geografi dan Remote Sensing

Merencanakan dan membangun aplikasi pemanfaatan teknologi SIG dan Remote Sensing untuk pemetaan digital, penyediaan informasi spasial dan analisis spasial yang dapat menciptakan kemudahan dalam pengelolaan administrasi dan pengawasan wilayah.

* Menganalisa, merancang dan membangun sistem aplikasi pengelolaan wilayah dan pemanfaatan lahan.
* Digitalisasi peta (topografi, geohydrologi, vegetasi, geologi, dan peta tematik terkait lainnya).
* Mengolah photo udara menjadi peta topografi digital.
* Pemutakhiran dan koreksi peta digital untuk meningkatkan akurasi objek peta digital dengan memanfaatkan teknologi Remote Sensing.
* Melakukan tracking dengan mempergunakan perangkat Global Positioning System (GPS) untuk pemutahiran dan peningkatan akurasi data digital yang sudah ada dan menentukan batas wilayah.
* Melakukan analisis spasial (keruangan), dan
* Melakukan implementasi dan bimbingan teknis pemakaian sistem.

Pengalaman

1. Bekerjasama dengan PT KampungCyber.com membangun Internet Service Provider (ISP) di Bandung.
2. Pembangunan sistem jaringan komputer di beberapa instansi Departemen Energi dan Sumberdaya Mineral.
3. Pembangunan sistem jaringan komputer di beberapa Kanwil dan Dinas Pertambangan.
4. Pembangunan Sistem Pencadangan dan Perizinan Wilayah Pertambangan di DJPU dan beberapa Kanwil dan Dinas Pertambangan.
5. Pembangunan aplikasi perangkat lunak untuk mengevaluasi cadangan mineral dan batubara, yang meliputi pembuatan model geologi, penghitungan sumberdaya, dan penghitungan layak tambang dan nilai ekonomi.
6. Pemanfaatan Teknologi Remote Sensing untuk monitoring lingkungan pertambangan PT Freeport.
7. Pembangunan Sistem Informasi Administrasi, Sistem Kepegawaian, Sistem Inventaris Barang, Sistem Tenaga Kerja Pertambangan, Dll.
8. Pemantauan PETI Batubara di Kalimantan Selatan.
9. Penyusunan Database Kewilayahan di Kutai, Kalimantan Timur.
10. Merancang dan membangun aplikasi otomatisasi pemetaan topografi untuk pemantauan kemajuan tambang. Telah dimanfaatkan oleh beberapa pabrik semen untuk pemetaan kegiatan penambangannya.
11. Merancang dan membangun aplikasi otomatisasi pemantauan pergerakan kendaraan (AVL). Telah dimanfaatkan untuk pemantauan tangki BBM dan pemantauan tongkang/kapal keruk pada penambangan pasir laut.

Link Informasi Terkait

* Sarana dan Prasarana Teknologi Informasi
* Produk Teknologi Informasi
* Pelayanan Jasa Teknologi Informasi

Update Terakhir : 8 September 2004

ENGLISH VERSION

HOME

PROFIL tekMIRA

PRODUK DAN JASA

SARANA DAN PRASARANA

PUBLIKASI

ARSIP BERITA

LIPUTAN MEDIA

ARSIP FOTO

LINK

PETA SITUS

INTRANET

WEB-M@IL

SIG tekMIRA

INFORMASI
MINERAL & BATUBARA

TELEPON INTERNAL tekMIRA

KOPERASI HANUKARYA

KONTAK

Kunjungan ke : 620307,
sejak 09.10.2003

© 2003-2007 Puslitbang Teknologi Mineral dan Batubara
Web Master e-mail : wm@tekmira.esdm.go.id

Geographic information system (GIS) atau Sistem Informasi Berbasis Pemetaan dan Geografi adalah sebuah alat bantu manajemen berupa informasi berbantuan komputer yang berkait erat dengan sistem pemetaan dan analisis terhadap segala sesuatu serta peristiwa-peristiwa yang terjadi di muka bumi.
Teknologi GIS mengintegrasikan operasi pengolahan data berbasis database yang biasa digunakan saat ini, seperti pengambilan data berdasarkan kebutuhan, serta analisis statistik dengan menggunakan visualisasi yang khas serta berbagai keuntungan yang mampu ditawarkan melalui analisis geografis melalui gambar-gambar petanya.
Kemampuan tersebut membuat sistem informasi GIS berbeda dengan sistem informasi pada umumnya dan membuatnya berharga bagi perusahaan milik masyarakat atau perseorangan untuk memberikan penjelasan tentang suatu peristiwa, membuat peramalan kejadian, dan perencanaan strategis lainnya.GIS adalah sebuah teknologi yang mampu merubah besar-besaran tentang bagaimana sebuah aktivitas bisnis diselenggarakan. Teknologi GIS memungkinkan Anda untuk melihat informasi bisnis Anda secara keseluruhan dengan cara pandang baru, melalui basis pemetaan, dan menemukan hubungan yang selama ini sama sekali tidak terungkap.
GIS menempatkan itu semua bersama-sama

Dengan GIS Anda mampu melakukan lebih banyak dibanding hanya dengan menampilkan data semata-mata. GIS menggabungkan semua kemampuan, baik yang hanya berupa sekedar tampil saja, sistem informasi yang tersaji secara thematis, dan sistem pemetaan yang berdasarkan susunan dan jaringan lalu-lintas jalan, bersamaan dengan kemampuan untuk menganalisa lokasi geografis dan informasi-informasi tertentu yang terkait terhadap lokasi yang bersangkutan.

Pada aplikasi penanganan kesehatan, misalnya, bisa digunakan untuk memutuskan, di kawasan mana lagikah pusat layanan kesehatan baru akan didirikan berdasarkan atas data-data kependudukan. Selanjutnya, berdasarkan sistem informasi tersebut kita dapat menarik informasi dari peta yang tersedia dalam aplikasi GIS tersebut, atau sebaliknya, memperoleh informasi mengenai peta kawasan tertentu manakah yang akan muncul, jika kita menggunakan informasi tertentu sebagai kriteria pencariannya.

Dan jangan lupa, GIS adalah sebuah aplikasi dinamis, dan akan terus berkembang. Peta yang dibuat pada aplikasi ini tidak hanya akan berhenti dan terbatas untuk keperluan saat dibuatnya saja. Dengan mudahnya kita bisa melakukan peremajaan terhadap informasi yang terkait pada peta tersebut, dan secara otomatis peta tersebut akan segera menunjukkan akan adanya perubahan informasi tadi. Semuanya itu dapat Anda kerjakan dalam waktu singkat, tanpa perlu belajar secara khusus.

GIS memungkinkan Anda untuk membuat tampilan peta serta menggunakannya untuk keperluan presentasi dengan menunjuk dan meng-klik-nya. GIS memungkinkan Anda untuk menggambarkan dan menganalisa informasi dengan cara pandang baru, mengungkap semua keterkaitan yang selama ini tersembunyi, pola, dan kecenderungannya.

Para pelaku bisnis yang bergerak di bidang pemasaran, periklanan, real estate, dan ritel saat ini sudah menggunakan GIS untuk melakukan analisa pasar, mengoptimalkan kampanye periklanan melalui media masa, analisis terhadap bidang-bidang tanah, dan membuat model atas pola pengeluaran. GIS akan merubah banyak hal yang berkait erat dengan pekerjaan Anda, apa pun bisnis Anda tersebut.

Apa saja yang bisa Anda kerjakan dengan GIS
Anda tak perlu jadi seorang manajer penjualan, atau perencana rute perjalanan. Jika pekerjaan Anda melibatkan diri Anda pada pengelolaan informasi, dan informasi tersebut dapat diasosiasikan pada sebuah struktur informasi yang berbasis pemetaan secara geografis, maka pada saat itulah GIS akan memberikan peran yang besar, dan akan membantu mengorganisasikan informasi-informasi yang Anda inginkan tersebut dalam format baru, yang memungkinkan Anda memperoleh hal-hal baru yang selama ini tak pernah terbayangkan, dan akan diperoleh lebih banyak lagi informasi dibanding yang selama ini Anda dapatkan. Rasanya, kemungkinan-kemungkinan ke arah itu bisa disebut sebagai tanpa batas.
Divisi GIS/Pemetaan SCOMPTEC akan membantu Anda, dalam hal:

Meningkatkan pengintegrasian organisasi
Banyak organisasi yang sudah mengimplementasi GIS menemukan kenyataan, bahwa keuntungan utama yang mereka dapatkan adalah peningkatan kinerja manajemen terhadap organisasi maupun pengelolaan sumberdayanya.
hal itu terjadi karena GIS memiliki kemampuan untuk menghubungkan berbagai perangkat data secara bersamaan berdasarkan geografis, memfasilitasi informasi-informasi yang terjadi antar bagian, untuk saling termanfaatkan dan dikomunikasikan.
Dengan membuat sebuah database yang bisa dimanfaatkan bersama, maka sebuah bagian akan memperoleh keuntungan dari hasil kerja dari bagian lain, di mana akan berlaku ketentuan, bahwa data cukup sekali dikoleksi, tetapi bisa dimanfaatkan berkali-kali.

Membuat keputusan-keputusan lebih sempurna
GIS bukan sebuah sistem yang mampu membuat keputusan secara otomatis. GIS hanya sebuah sarana untuk pengambilan data, menganalisanya, dari kumpulan data berbasis pemetaan untuk mendukung proses pengambilan keputusan.
Teknologi GIS banyak digunakan untuk membantu berbagai kegiatan pekerjaan seperti penyajian informasi pada saat pembuatan perencanaan, membantu memecahkan masalah yang berkaitan dengan kekacauan teritorial.

GIS juga bisa digunakan untuk membantu meraih keputusan mengenai lokasi perumahan baru yang memiliki sesedikit mungkin pengaruh lingkungan, berada di lokasi yang memiliki resiko paling sedikit, dan berada dekat dengan pusat kegiatan kependudukan.
Informasi bisa disajikan secara ringkas dan jelas berupa gambar peta, yang dilampiri dengan laporan, memungkinkan para pemgambil keputusan untuk memusatkan perhatiannya pada masalah-masalah nyata dibanding dengan upaya memahami data. Karena produk GIS bisa dibuat secepatnya, dengan berbagai skenario, untuk kemudian dievaluasi secara efektif dan efisien.

Membantu membuat peta.
Peta merupakan kunci pada GIS. Proses untuk membuat (menggambar) peta dengan GIS jauh lebih fleksibel, bahkan dibanding dengan menggambar peta secara manual, atau dengan pendekatan kartografi yang serba otomatis.
Dimulai dengan membuat database. gambar peta yang sudah ada bisa digambar dengan digitizer, dan informasi tertentu kemudian bisa diterjemahkan ke dalam GIS. Database kartografi berbasis GIS dapat bersambungan dan bebas skala.
Peta-peta kemudian bisa diciptakan terpusat di berbagai lokasi, dengan sembarang skala, dan menunjukkan informasi terpilih, yang mencerminkan secara efektif untuk menjelaskan suatu karakteristik khusus.

Sifat-sifat sebuah atlas dan serangkaian peta dapat direkam pada program komputer, dan dibandingkan terhadap database pada akhir proses produksi. Produk digital digunakan untuk GIS yang lain bisa dilakukan dengan sederhana, hanya dengan membuat salinan data dari database. Pada organisasi yang besar, database topografi bisa dimanfaatkan untuk kerangka referensi oleh bagian yang lain.


Mengapa harus GIS? Anda memerlukan GIS, jika Anda terlibat dalam jenis-jenis pekerjaan sebagai berikut:

  • Di manakah sebenarnya pasar kita berada?
  • Adakah persaingan mulai muncul?
  • Di bagian manakah yang penjualannya di bawah target?
  • Di manakah harus mengalokasikan biaya periklanan?
  • Di lokasi manakah sebaiknya pengembangan bisnis dilakukan?
  • Bagaimana bisa memberikan pelayanan bagi pelanggan?

Kenapa Scomptec? Solusi GIS dan pemetaan Scomptec telah digunakan oleh begitu banyak perusahaan dengan berbagai ragam bisnisnya, untuk membantu mereka memahami dinamika lingkungannya dan mampu mengambil keputusan secara benar. Perusahaan, seperti Sampoerna, Jasa Marga, dan sejenis lainnya, telah memanfaatkan aplikasi GIS/Mapping yang dikembangkan dengan bantuan Scomptec guna mencapai hasil berupa aktivitas operasional yang sempurna, serta menguntungkan.
Solusi yang ditawarkan oleh Scomptec dapat disesuaikan dengan kebutuhan khas dari masing-masing pengguna, sesuai dengan yang biasa diselenggarakan oleh perusahaan kecil, hingga perusahaan multi-nasional sekalipun.


Sejumlah terapan GIS untuk aktivitas bisnis ;
pemasaran, pemilihan lokasi, pengelolaan aset, analisis resiko, pengaturan hantaran, pelayanan pelanggan, serta analisa demografi serta pemetaan.

Scomptec Mapping/GIS akan membantu Anda untuk mengatur terapan GIS untuk berbagai jenis aktivitas bisnis dan industri, termasuk:
  • Bank dan Finansial
  • Produk Konsumsi
  • Direct Marketing
  • Kesehatan
  • Asuransi
  • Real Estate/Facility Acquisition/Map
  • Restoran/Cepat Saji
  • Bisnis Eceran
  • Otomotif
  • Asosiasi Bisnis
  • Pusat Layanan Bisnis
  • Layanan Basis Data
  • Makanan dan Minuman
  • Industri Manufaktur
  • Bisnis Kecil
  • Biro Perjalanan/Wisata

Dan solusi GIS bagi industri tertentu :

  • Minyak/Gas dan Listrik/Air
    Contoh aplikasi-aplikasi GIS untuk perusahaan minyak, gas dan distribusinya

    • Minyak dan Gas
      • Automated basemapping
        Eksplorasi
        Manajemen Persewaan
        Pengeboran
        Produksi
        Manajemen Penyimpanan
        Manajemen Kilang
        Distribusi Produk
        Manajemen Kapal Tanker
    • Pipa
      • Perencanaan dan Pemilihan Rute
        Regulatory reporting
        Construction
        Emergency response
        maps
        Pipeline alignment sheet generation
        Location maps
        Risk assessment
        Corrosion analysis
        Asset profitability analysis
        Supply and market analysis
        Berintegrasi dengan
        – CAD
        – SCADA
        – Document management
        – Work order management
  • Telekomunikasi
    Solusi GIS bagi perusahaan telekomunikasi, yang meliputi

    • Fasilitas dan pemetaan kawasan
    • Rute penempatan kabel
    • Pengembangan ‘halaman kuning’ secara elektronis
    • Aplikasi penanganan pelanggan
    • Pengembangan penyimpanan data
    • Pemilihan penempatan fasilitas
    • Sistem penanganan kegagalan sambungan
  • Transportasi
    • Manajemen Prasarana Transportasi
      GIS digunakan untuk mengelola dan menganalisa berbagai informasi dengan geografi sebagai komponen utamanya. lebih dari 80 persen dari informasi digunakan untuk mengelola jalan, jalur kereta api, fasilitas pelabuhan, sebagai komponen utamanya.
      GIS bisa dimanfaatkan untuk menentukan lokasi dari suatu peristiwa atau aset dan keterkaitannya atau kedekatannya antara satu dengan lainnya terhadap peristiwa atau aset yang lainnya, di mana hal tersebut merupakan faktor-faktor kritis yang harus diperhatikan untuk memutuskan suatu desain, pembangunan, atau pemeliharaan.
    • Manajemen logistik dan kendaraan
      Sebuah kegiatan operasi yang efisien membutuhkan sebuah keputusan yang akurat dan tepat waktu. Misalnya mengetahui sedang berada di manakah kendaraan, pikup, atau aktivitas penghantaran pada saat itu, memungkinkan untuk pendayagunaan aset secara optimal dan penghematan. Kepuasan pelanggan, posisi yang bersaing, respons yang sigap, pendayagunaan yang efektif, serta kemungkinan untuk menghasilkan keuntungan di berbagai kemungkinan yang bisa diraih.
    • Manajemen Transit.
      Perencanaan rute, pengiriman teknisi, analisa pelayanan, penanganan pemasaran dan hubungan komunitas, dan pola transit akan diperoleh keuntungan dengan cara melakukan pemahaman sebaik-baiknya terhadap kendaraan transit, rute perjalanan, dan fasilitas lokasi.
      Rute perjalanan dapat dikelola secara langsung melalui database jaringan jalan dan dikaitkan terhadap pusat kependudukan dan karyawan, seperti pada sistem database dari sebuah skedul.
  • Lingkungan dan Geologi
    • Untuk membantu melakukan perlindungan terhadap lingkungan. Sebagai seorang profesional di bidang lingkungan, maka Anda dapat menafaatkan GIS untuk membuat peta, catatan populasi spesies, mengukur pengaruh lingkungan, serta menelusuri peristiwa keracunan dan polusi. Aplikasi GIS berkenaan dengan lingkungan, rasanya, hampir tanpa batas jumlahnya.
  • Pertanian, Kehutanan
    • Mengelola Produksi Tanaman
      GIS dapat digunakan untuk membantu mengelola sumberdaya pertanian dan perkebunan seperti luas kawasan untuk tanaman, pepohonan, atau saluran air. Anda dapat menggunakan GIS untuk menetapkan masa panen, mengembangkan sistem rotasi tanam, dan melakukan perhitungan secara tahunan terhadap kerusakan tanah yang terjadi karena perbedaan pembibitan, penanaman, atau teknik yang digunakan dalam masa panen.
    • Mengelola Sistem Irigasi
      Anda dapat menggunakan GIS untuk membantu memantau dan mengendalikan irigasi dari tanah-tanah pertanian. GIS dapat membantu memantau kapasitas sistem, katup-katup, efisiensi, serta distribusi menyeluruh dari air di dalam sistem.
    • Perencanaan dan riwayat sumberdaya kehutanan
      Perencanaan dan riwayat manajemen pertanahan
      Integrasinya dengan sistem hukum
      Integrasinya dengan manajemen basis data relasional
      Sistem-sistem
  • Pemerintahan
    Berikut ini adalah berbagai contoh dari berbagai macam rancangan GIS dan layanan pengembangannya;

    • Catatan Pertanahan
      - Pemetaan kavling
      – Taksiran properti
      – Integrasi multimedia
      – Pusat Layanan umum
    • Manajemen Properti dan Fasilitas
      - Pembebasan Tanah dan Peruntukannya
      – Pembangunan dan Persediaan Perumahan
    • - Perencanaan Tataguna Tanah dan Pengaturannya
      - Pemetaaan Rencana Umum dan Analisanya
      – Pemetaan Kawasan dan Penjejakan Masalah
      – Analisis Demografi dan Pemetaan
      – Pembangunan Ekonomi
      – Keterkaitannya dengan Sistem Perijinan
    • (
    • Rekayasa
      - Pemetaan Pematusan dan Analisanya
      – Pengkajian Subdivisi/Pemetaan Bagian-bagian
      – Penataan rute jalan, sanitasi, pepohonan
      trimming
    • Keselamatan Masyarakat
      - Perencanaan persiapan keadaan darurat
      – Respon dan Penanggulangan Keadaan Darurat
      – Analisa Kriminal
      – Perencanaan Patroli
      – Pengaturan rute respon keadaan darurat
      – Analisis penempatan fasilitas

Layanan yang bisa dilakukan oleh tim Scomptec meliputi

  • Perancangan strategi implementasi
  • Pengembangan aplikasi yang disesuaikan dengan kebutuhan
  • Pelatihan dan Dokumentasi
  • Pengaturan Konfigurasi Sistem/Jaringan dan Integrasinya
  • Evaluasi basis data, perancangan, dan pembuatannya
  • Staf Pembuat gambar dan Pemrograman

 


 

http://www.scomptec.co.id/scmapgis.htm

Page 2 of 9
| Previous | Next |

Global Positioning System

FIVE logical Steps

  1. Triangulation from the satellite is the basis of the system.
  2. To triangulate, the GPS measures the distance using the travel time of the radio message.
  3. To measure travel time, the GPS need a very accurate clock.
  4. Once the distance to a satellite is known, then we need to know where the satellite is in space.
  5. As the GPS signal travels through the ionosphere and the earth’s atmosphere, the signal is delayed.

To compute a positions in three dimensions. We need to have four satellite measurements. The GPS uses a trigonometric approach to calculate the positions, The GPS satellites are so high up that their orbits are very predictable and each of the satellites is equipped with a very accurate atomic clock.

Components of a GPS
The GPS is divided into three major components

  • The Control Segment
  • The Space Segments
  • The User Segment

The Control Segment
The Control Segment consists of five monitoring stations (Colorado Springs, Ascesion Island, Diego Garcia, Hawaii, and Kwajalein Island). Three of the stations (Ascension, Diego Garcia, and Kwajalein) serve as uplink installations, capable of transmitting data to the satellites, including new ephemerides (satellite positions as a function of time), clock corrections, and other broadcast message data, while Colorado Springs serves as the master control station. The Control Segment is the sole responsibility of the DoD who undertakes construction, launching, maintenance, and virtually constant performance monitoring of all GPS satellites.

The DOD monitoring stations track all GPS signals for use in controlling the satellites and predicting their orbits. Meteorological data also are collected at the monitoring stations, permitting the most accurate evaluation of tropospheric delays of GPS signals. Satellite tracking data from the monitoring stations are transmitted to the master control station for processing. This processing involves the computation of satellite ephemerides and satellite clock corrections. The master station controls orbital corrections, when any satellite strays too far from its assigned position, and necessary repositioning to compensate for unhealthy (not fully functioning) satellites.

The Space Segment
The Space Segment consists of the Constellation of NAVASTAR earth orbiting satellites. The current Defence Department plan calls for a full constellation of 24 Block II satellites (21 operational and 3 in-orbit spares). The satellites are arrayed in 6 orbital planes, inclined 55 degrees to the equator. They orbit at altitudes of about 12000, miles each, with orbital periods of 12 sidereal hours (i.e., determined by or from the stars), or approximately one half of the earth’s periods, approximately 12 hours of 3-D position fixes. The next block of satellites is called Block IIR, and they will provide improved reliability and have a capacity of ranging between satellites, which will increase the orbital accuracy. Each satellite contains four precise atomic clocks (Rubidium and Cesium standards) and has a microprocessor on board for limited self-monitoring and data processing. The satellites are equipped with thrusters which can be used to maintain or modify their orbits.

Page 2 of 9
| Previous | Next |

GPS

Global Positioning System

Introduction
The Global Positioning System (GPS) is a burgeoning technology, which provides unequalled accuracy and flexibility of positioning for navigation, surveying and GIS data capture. The GPS NAVSTAR (Navigation Satellite timing and Ranging Global Positioning System) is a satellite-based navigation, timing and positioning system. The GPS provides continuous three-dimensional positioning 24 hrs a day throughout the world. The technology seems to be beneficiary to the GPS user community in terms of obtaining accurate data upto about100 meters for navigation, metre-level for mapping, and down to millimetre level for geodetic positioning. The GPS technology has tremendous amount of applications in GIS data collection, surveying, and mapping.

Geopositioning — Basic Concepts
By positioning we understand the determination of stationary or moving objects. These can be determined as follows:

  1. In relation to a well-defined coordinate system, usually by three coordinate values and
  2. In relation to other point, taking one point as the origin of a local coordinate system.

The first mode of positioning is known as point positioning, the second as relative positioning. If the object to be positioned is stationary, we term it as static positioning. When the object is moving, we call it kinematic positioning. Usually, the static positioning is used in surveying and the kinematic position in navigation.

Some Interesting Links :

  1. An Introduction to Global Positioning Systems
    An Introduction to Global Positioning Systems Jason Dykes, VFC, University of Leicester, UK
  2. GPS Basics
    An Introduction to GPS by GPS Scales Waypoint Enterprises
  3. Introduction to GPS
    An article submitted by Mark Bohrer
  4. GPS
    An introduction by Obsidian Hydration Analysis Service
  5. Understanding GPS
    This document provides a verbal explanation of the Global Positoning System by Diana Cooksey
  6. Global Positioning Systems
    An Overview by The Geographer’s Craft

GPS – Components and Basic Facts
The GPS uses satellites and computers to compute positions anywhere on earth. The GPS is based on satellite ranging. That means the position on the earth is determined by measuring the distance from a group of satellites in space. The basic principle behind GPS are really simple, even though the system employs some of the most high-tech equipment ever developed. In order to understand GPS basics, the system can be categorised into

Page 1 of 9
| Next |

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.